PSG Sentil Klub Banyak Utang Macam Barcelona

Berita Bola Online Hari Ini – Nasser Al- Khelaifi menyentil klub- klub yang ikut serta banyak utang semacam Barcelona. Baginya, perihal tersebut mengganggu sepakbola. Al- Khelaifi jadi pembicara dalam pertemuan Asosiasi Klub- klub Eropa( ECA) di Istanbul, Turki, Jumat( 23/ 9/ 2022). Bos Paris Saint- Germain itu mangulas isu- isu berarti dalam tata kelola sepakbola Eropa. Salah satu yang disorot Al- Khelaifi ialah soal utang- utang yang pengaruhi sebagian regu Eropa. Salah satu klub yang tersangkut permasalahan ini merupakan Barcelona. Barcelona dihajar utang 1, 2 miliyar euro pada 2020 akibat kesalahan manajemen masa Josep Maria Bartomeu, dan diperparah dengan pandemi COVID- 19. Los Cules juga berhemat dengan metode memangkas pengeluaran, tercantum pemotongan pendapatan pemain. Di satu sisi, Barcelona sanggup menciptakan dana fresh di tengah krisis. Economic levers alias tuas ekonomi jadi andalan Blaugrana berbentuk penjualan sebagian peninggalan klub.

Baca Juga : Berita Online Hari Ini

4 tuas ekonomi yang diaktifkan Barcelona menciptakan pemasukan dekat 700 juta euro. Strategi memperoleh duit kilat secara praktis semacam ini ikut dikritisi Nasser Al- Khelaifi. ” Klub- klub lain memiliki utang 1. 800 juta euro, perihal ini jelas tidak sehat. Seperti itu bahayanya dalam sepakbola. Orang- orang tinggal 4 ataupun 5 tahun selaku presiden serta setelah itu meninggalkan utang serta jadi bencana untuk presiden yang lain,” kata Al- Khelaifi, dikutip dari AS. ” Begitulah yang terjalin siklus demi siklus. Inilah yang wajib kita perhatikan serta khawatirkan sebab seperti itu yang dapat menghancurkan sepakbola. Kami memerlukan ketentuan buat melindungi klub dari utang serta bencana,” ia meningkatkan. ” Ketentuan keberlanjutan keuangan yang baru merupakan pertumbuhan positif. Ketentuan pengendalian bayaran. Mereka mendesak investasi serta investor baru. Mereka hendak menolong membenarkan keberlanjutan sepakbola.” ” Tetapi kita wajib berjaga- jaga; tingkatan utang yang beresiko serta menyuntikkan modal ajaib tidaklah jalan berkepanjangan. Kita wajib berpikir jangka panjang, bukan jangka pendek,” Nasser Al- Khelaifi mengatakan.